BANTU AKU TUHAN

January 20th, 2007 by hamzahnurwahyudi

Bppa2
Pagi yang cerah
Tapi mengapa aku terbangun dengan segala pikiran-pikiran itu dikepalaku
Kuterbangun dengan rasa takut bercampur antusias
Aku takut bila semua yang akan aku jalani, berjalan tanpa terkandali
Aku tahu seharusnya aku berbahagia
Karena tinggal selangkah lagi ,maka aku telah hidup untuk menjalani impianku
Impian yang dulu hanya merupakan wacana dan angan angan

Ku ingat dulu aku selalu menangis ditengah malam
Dan berharap kapan semua impianku itu bisa aku jalani
Dan kapan Jalan itu ada dihadapanku, untuk akhirnya aku melangkah diatasnya
Karena aku telah bosan untuk berpura-pura berbahagia,
Berpura-pura berbahagia berjalan diatas jalan yang tidak aku inginkan
Aku selalu berharap kapan jalan yang aku impikan itu ada di hadapanku,
Jalan yang benar-benar aku inginkan dengn segenap hati
Kadang aku membenci Tuhanku karena tidak kunjung menunjukkanku jalan itu
Aku membenci Tuhan yang telah menciptakanku
Betapa Kotornya aku
Tuhanku, ampuni atas ketidakmampuanku untuk selalu bersyukur kepadaMu

Kini Jalan yang telah lama aku nanti ada dihadapanku
Dan aku merasa takut
Jantungku berdebar setiap memikirkan jalan itu
Semua fikiranku terbuang percuma,
Berfikir tentang apa saja yang aku akan hadapi disepanjang jalan ini

Mungkin aku hanya perlu berjalan di jalan impianku ini
Dan menikmati semua pahit dan manis yang akan aku temui disepanjang jalan ini
Aku hanya perlu berpasrah diri pada Tuhan
Tuhan yang dulu pernah aku benci
Ampuni aku Tuhan
Hanya kau lah yang dapat membantu hambamu yang hina ini
Bantu aku Tuhan
Bantu aku Tuhan

JIWA YANG KOTOR

January 8th, 2007 by hamzahnurwahyudi

P5060180 Betapa kotornya aku
Yang selalu melakukan perbuatan dosa
Yang tidak pernah perduli dengan mereka
Mereka yang tidak pernah aku anggap ada
Yang aku perdulikan adalah nafsu bejatku
Dan melampiaskannya kepada mereka
Aku hanya perduli dengan kepuasan ku seorang

Betapa kotornya aku
Yang selalu berpura pura bersih dimuka mereka
Mereka yang aku memiliki kepentingan terhadapnya
Mereka tidak tahu sebenarnya aku bermuka dua
Aku tak mau mereka tahu betapa bobroknya aku
Mereka berfikir, betapa aku seorang yang alim
Yang selalu bertutur kata sopan dan lembut

Betapa kotornya aku
Yang selalu tertawa dibelakang mereka
Karena telah berhasil menipu mereka
Karena telah melampiaskan nafsuku terhadap mereka

Betapa kotornya aku
Karena telah membiarkan setan itu duduk di singgasana hatiku

CINTA

December 15th, 2006 by hamzahnurwahyudi

P5060163 Ku menangis karena cinta
Cinta yang dirasakan orang-orang disekitarku membuatku menangis
Getaran cinta mereka telah meruntuhkan kejantananku
Ku menangis tanpa rasa malu ditengah keramaian

Ku menangis… Karena… cinta itu tidak hinggap dihatiku
Cinta itu bergetar bukan berasal dari dasar hatiku
Cinta itu bukan milikku

Aku ingin merasakan cinta
Perasaan yang membuatku dapat menyeberangi lautan dan mendaki gunung yang tinggi
Perasaan yang membuatku bahagia, sedih, rindu, dan cemburu
Perasaan yang membuat akal sehatku menjadi sakit

Aku ingin berkorban demi cinta
Aku ingin melakukan apapun demi cinta
Aku ingin hanya memberi tanpa mengharap balasan

Tetapi…
Aku belum merasakan cinta itu di dasar hatiku
Belum seorang pun yang dapat membuatku jatuh cinta
Belum seorangpun yang dapat membuatku rela berkorban demi cintanya..

Selama ini hidupku penuh dusta..
Ku berpura-pura jatuh cinta.. Agar orang lain disekitarku lebih jatuh cinta kepadaku..
Sesungguhnya kuhanya ingin dicintai.. tanpa harus mencintai..

Tapi getaran cinta orang-orang disekitarku..
membuatku tersadar betapa indah dan pahitnya perasaan cinta..

Dan aku ingin merasakannya..
Merasakan cinta..
Karena kutahu cinta adalah anugerah tuhan

Semoga aku dapat merasakan cinta itu..
Cintaku.. Dimanakah kau bersembunyi??
Ku ingin kau bersanding di hatiku..

Tubuhku Bukan Jiwaku

June 2nd, 2006 by hamzahnurwahyudi

Untitled

Kutatap kedua matamu..
Kutahu kau mengharapkan sesuatu dariku..
Kudengarkan setiap hembusan nafasmu itu..
Kutahu kau mengharapkan sesuatu dariku..
Dapat kubaca dengan jelas jiwamu yang gelisah itu..
Dan dapat kurasakan ada sesuatu yang kau tahan..
Kau mencoba untuk melawannya..
Tetapi aku dapat dengan jelas melihat "sesuatu" itu
Apakah kau menginginkan cintaku??
Ataukah badan ku ini yang ingin kau rasakan..
Apakah hatiku yang kau inginkan??
Ataukah kulit ku ini yang ingin kau sentuh..
Kau hanya perlu memintanya..
Mungkin aku tidak bisa memberikan cintaku
Tapi bila tubuh ku yang kau inginkan
Aku dapat memberikannya..
Hahaha… Mungkin terdengar seperti pelacur
Tapi toh aku hanya ingin menghilangkan rasa penasaran mu itu
Lagi pula bukan hanya kau seorang yang menginginkan tubuhku ini
Sudah banyak orang.. yang telah aku berikan rasa itu
Rasa indahnya menyentuh setiap inchi kulitku
Biarlah mereka memuaskan semua rasa mereka
Apakah kau menginginkan bagianmu itu??
Aku hanya berusaha menjadi seorang yang dermawan dengn caraku
Mintalah kepadaku…
Dan aku akan memberikannya kepadamu..
Dan orang orang seperti dirimu..
Tapi yang dapat aku berikan hanyalah tubuhku..
Lihatlah mataku saat itu… Tertutup sangat rapat..
Begitu pula hatiku..

RAHASIAKU

April 20th, 2006 by hamzahnurwahyudi

35219171629330l Betapa takutnya diriku jika suatu hari kau akan melihat semua kelemahanku.

Betapa takutnya diriku untuk menjelaskan semua rahasia-rahasia itu.

Sehingga kau akan melihat semua luka yang pernah aku rasakan.

Aku mengetahui bahwa kau ingin mendengarkan semua rahasia itu.

Tapi aku sangat takut, Karena bila aku mulai tuk mebicarakannya.

Aku takkan pernah dapat berhenti, Sehingga terbongkarlah semua rahasia itu.

Aku hanya ingin kau mengetahui.

Hanya kaulah yang ada dalam hidupku ini.

Kaulah yang selalu menghiasi setiap mimpi-mimpiku.

Kaulah yang aku pikirkan di setiap hembusan nafasku.

Aku senang melihat sinar matamu yang penuh pengharapan terhadapku.

Dan untuk itu aku mencoba untuk berhenti melakukan semua hal buruk itu.

Yang dulu pernah aku lakukan.

Yah setidaknya aku sudah berusaha…

Aku sangat takut kau akan meninggalkanku.

Setelah semua rahasia yang telah lama aku pendam itu terbongkar.

Aku tahu bahwa aku takkan dapat menutupi rahasia itu untuk selamanya.

Dan aku telah membiarkan kau menunggu kebenaran itu terlu lama.

Walaupun terasa sangat berat dan membutku sangat takut untuk mengungkapkannya.

Tapi aku lebih takut untuk hidup tanpamu.

Aku berharap kau akan mengerti setelah semua kebenaran itu terungkap.

Jalan Pilihan

November 1st, 2005 by hamzahnurwahyudi

Betapa bersemangatnya aku..
sudah…
Sudah kutetapkan jalan mana yang akan ku pilih
Jalan yang akan aku lalui..
Jalan yang dimana pergumulan kan terjadi..
Jalan di mana aku kan jatuh.. dan kemudian bangkit..
Sampai seratus kali terjatuh pun tetap kembali tuk berdiri tegak..

Semangatku sudah memuncak..
Aku merasa sangat benar dengan jalan itu..
Walau hanya dengan melihatnya dari ujung jalan ini
Walaupun aku belum sejengkalpun menapaki setiap tapak jalan itu..
Saat ini… Aku sedang mengumpulkan semua bekal..
Bekal yang mungkin kuperlukan dalam perjalan nanti..

Kadang ku merasa takut akan apa yang mungkin terjadi saat perjalan itu..
Tapi bukankah aku sudah memutuskan..
Tiap jalan pasti memiliki aralnya sendiri..
Dan tiap jalan memiliki akhir yang berbeda pula..
Dan aku menginginkan akhir seperti yang telah kuimpikan..

Aku telah melihat begitu banyak akhir jalan tiap orang..
Saat itu aku hanya menonton langkah mereka di jalan yang berbeda-beda itu..
Ada yang mencoba untuk mengikuti jalan kebanyakan orang..
Tetapi akhir jalan yang mereka peroleh tidak sesuai pengharapan..
Ada pula yang mencoba jalan berbeda..
Yang memberikan warna dan pemikiran baru bagi orang lain..
Termasuk aku..

Kini..
Aku harus memutuskan jalanku sendiri
Dan aku memilih jalan ini..

Setiap Saat

August 5th, 2005 by hamzahnurwahyudi

Saat kau merasa hampa & sepi
Dan membutuhkan seorang sahabat
Saat masalah selalu datang tanpa pernah berhenti
Ingatlah satu hal…
Untuk menjaga keyakinanmu
Dan sebentuk cinta akan ada didepanmu
Untuk menerangi jalan berliku yang kau tempuh

Saat kau membutuhkan seorang teman
Maka aku kan ada disana untukmu..
Dan kau takkan pernah merasakan rasa sepi
Jadi janganlah takut
Bahkan saat kau berada jauhan mil disana….
Aku kan selalu ada di sisimu
Jadi janganlah pernah merasa sepi lagi
Cintaku kan membuat segalanya baik-baik saja

Saat bayangan gelap datang…
Dan kau merasa tenagamu hilang
Ingatlah bahwa kau tidak sendirian seorang diri
Karena cinta ku ada disampingmu
Untuk mengantarkan kau tuk kembali pulang

Bila kau percaya kepada ku
Aku kan mencintaimu tanpa ujung..
Maka jamahlah tanganku ini..
Bawalah dan terimalah aku ke dalam hati mu
Dan aku akan ada disana selamanya
Aku takkan pernah pergi..
Aku takkan pernah meninggalkanmu..

Kemaluanku

August 4th, 2005 by hamzahnurwahyudi

Wahai tuhanku…

Yang terlalu sayang kepadaku…

Yang selalu mengabulkan segala doa dan keinginanku…

Yang selalu ada ketika daku terjauh dalam kehinaan…

Yang tidak pernah bosan dengan segala keluh-kesahku…

Ampunilah segala dosa-dosaku yang selalu aku lakukan berulang kali, bahkan setelah tobatku…

Betapa hina dan membatunya hatiku ini…

Menagis aku di saat ini, tanpa tahu apa yang akan aku lakukan setelahnya.. apakah aku akan kembali kejalan Mu, ataukah ku

kan

tetap membatu di jalan yang hina dina itu…

Wahai tuhanku…

Mengapa hatiku terasa sangat perih, hampa, dan sakit…

Apakah yang harus aku lakukan agar daku tetap merasa dalam pelukanmu..

Sehingga terasa damai dan sejuknya hatiku..

Aku ingin selalu sadar akan arti dan makna akan hidup ini…

Bukannya terhanyut dalam ketakpedulian dan kepura-puraan..

Wahai tuhanku…

Betapa malunya diriku…

Yang tidak punya kuasa terhadap jasad dan ruhku ini

Kemanakah aku harus memalingkan wajahku yang kotor ini…

Menatapmu pun aku tak mampu, karena kemaluanku yang tak berujung..

Tetesan air mataku yang melaut pun takkan mampu membuatku lega…

Yang aku tahu… Engkau begitu sayang kepadaku…Yang akupun tak tahu bagaimana lagi cara daku harus membalasnya…

Wahai tuhanku…Allahku…

Engkaulah satu-satunya tuhan yang aku sembah…

Tiada satupun didunia ini yang dapat menggantikanMu….

Sekali lagi… sekarang dan yang akan datang…

Ampunilah daku…

JIWA MUDA

August 4th, 2005 by hamzahnurwahyudi

P1190031 Darahku mengalir begitu kencangnya, hingga dapat kurasakan alirannya dengan menyentuh kulit diatas nadiku. Hasratku bergelora bagaikan ombak lautan yang menghantam karang. Ingin ku berlari untuk menghilangkan gejolak didalam dada. Ataukah kubiarkan saja dan membiarkan apapun yang tubuh ini inginkan. Hingga terpuaskan semua yang ada dalam tubuhku dan semakin membuat jiwaku hampa.

Aku bukanlah manusia suci. Tapi akupun tidak ingin dikatakan manusia kotor. Bukankah aku sudah mencoba untuk menahan gejolak nafsu ini. Tetapi aku selalu kalah. Dan hal ini telah terjadi berulang kali. Mungkin aku memang sengaja membiarkan diriku kalah. Akupun tidak tahu apa yang ada didalam benakku. Karena saat nafsuku hidup, maka akal sehatkupun mati.

Begitu banyak sudah hal yang aku lakukan. Dan tidak semua orang pun mengetahui. Mereka hanya berusaha membaca apa yang mereka lihat. Tetapi mereka tidak dapat membaca isi hatiku. Bahkan akupun kadang tidak dapat lagi mendengar apa yang kata hatiku bisikkan.

Mungkin suatu saat nanti, seiring semakin dewasanya jasmani dan rohaniku. Aku akan mengerti akan arti hidup. Dan semoga aku mati dalam keadaan suci jasmani dan rohani. Amin…

Keterpurukan & Kebahagiaan Ku

August 3rd, 2005 by hamzahnurwahyudi

P5060162 Tertatih aku disini….

Dijalan yang berliku dan penuh duri..

Walaupun terseok-seok ku kan terus berjalan

Berteriak aku dalam kegelapan nan sunyi…

Tak seorangpun yang mendengarkannya…

Karena ku berteriak dengan menggunakan hatiku seorang..

Cahaya itu….

Kapankah ku sampai kepadanya…

Mengapa perjalan ini terasa sangat panjang dan melelahkan…

Kadang ku merasa bosan dan putus asa..

Hingga terbitlah benih-benih apatis…

Tapi kutahu aku takkan membiarkannya tumbuh berkembang..

Hingga akhirnya meracuni jiwa dan pikiranku…

Sudah kepalang  tanggung…

Aku tidak dapat berhenti disini..

Ku kan terus melanjutkan jalan hidupku…

Sampai akhirnya kutemukan cahaya itu…

Cahaya kebahagian…

Itulah yang sedang kucari sekarang…

Dan akan terus kucari sampai akhir hayatku…

Mungkin pula aku tidak kan menemukannya di kehidupanku sekarang..

Tapi kuberharap dengan segenap jiwaku yang hina ini…

Aku kan menemukan kebahagian sejati di akhirat nanti…

Amin.