Archive for August, 2005

Setiap Saat

Friday, August 5th, 2005

Saat kau merasa hampa & sepi
Dan membutuhkan seorang sahabat
Saat masalah selalu datang tanpa pernah berhenti
Ingatlah satu hal…
Untuk menjaga keyakinanmu
Dan sebentuk cinta akan ada didepanmu
Untuk menerangi jalan berliku yang kau tempuh

Saat kau membutuhkan seorang teman
Maka aku kan ada disana untukmu..
Dan kau takkan pernah merasakan rasa sepi
Jadi janganlah takut
Bahkan saat kau berada jauhan mil disana….
Aku kan selalu ada di sisimu
Jadi janganlah pernah merasa sepi lagi
Cintaku kan membuat segalanya baik-baik saja

Saat bayangan gelap datang…
Dan kau merasa tenagamu hilang
Ingatlah bahwa kau tidak sendirian seorang diri
Karena cinta ku ada disampingmu
Untuk mengantarkan kau tuk kembali pulang

Bila kau percaya kepada ku
Aku kan mencintaimu tanpa ujung..
Maka jamahlah tanganku ini..
Bawalah dan terimalah aku ke dalam hati mu
Dan aku akan ada disana selamanya
Aku takkan pernah pergi..
Aku takkan pernah meninggalkanmu..

Kemaluanku

Thursday, August 4th, 2005

Wahai tuhanku…

Yang terlalu sayang kepadaku…

Yang selalu mengabulkan segala doa dan keinginanku…

Yang selalu ada ketika daku terjauh dalam kehinaan…

Yang tidak pernah bosan dengan segala keluh-kesahku…

Ampunilah segala dosa-dosaku yang selalu aku lakukan berulang kali, bahkan setelah tobatku…

Betapa hina dan membatunya hatiku ini…

Menagis aku di saat ini, tanpa tahu apa yang akan aku lakukan setelahnya.. apakah aku akan kembali kejalan Mu, ataukah ku

kan

tetap membatu di jalan yang hina dina itu…

Wahai tuhanku…

Mengapa hatiku terasa sangat perih, hampa, dan sakit…

Apakah yang harus aku lakukan agar daku tetap merasa dalam pelukanmu..

Sehingga terasa damai dan sejuknya hatiku..

Aku ingin selalu sadar akan arti dan makna akan hidup ini…

Bukannya terhanyut dalam ketakpedulian dan kepura-puraan..

Wahai tuhanku…

Betapa malunya diriku…

Yang tidak punya kuasa terhadap jasad dan ruhku ini

Kemanakah aku harus memalingkan wajahku yang kotor ini…

Menatapmu pun aku tak mampu, karena kemaluanku yang tak berujung..

Tetesan air mataku yang melaut pun takkan mampu membuatku lega…

Yang aku tahu… Engkau begitu sayang kepadaku…Yang akupun tak tahu bagaimana lagi cara daku harus membalasnya…

Wahai tuhanku…Allahku…

Engkaulah satu-satunya tuhan yang aku sembah…

Tiada satupun didunia ini yang dapat menggantikanMu….

Sekali lagi… sekarang dan yang akan datang…

Ampunilah daku…

JIWA MUDA

Thursday, August 4th, 2005

P1190031 Darahku mengalir begitu kencangnya, hingga dapat kurasakan alirannya dengan menyentuh kulit diatas nadiku. Hasratku bergelora bagaikan ombak lautan yang menghantam karang. Ingin ku berlari untuk menghilangkan gejolak didalam dada. Ataukah kubiarkan saja dan membiarkan apapun yang tubuh ini inginkan. Hingga terpuaskan semua yang ada dalam tubuhku dan semakin membuat jiwaku hampa.

Aku bukanlah manusia suci. Tapi akupun tidak ingin dikatakan manusia kotor. Bukankah aku sudah mencoba untuk menahan gejolak nafsu ini. Tetapi aku selalu kalah. Dan hal ini telah terjadi berulang kali. Mungkin aku memang sengaja membiarkan diriku kalah. Akupun tidak tahu apa yang ada didalam benakku. Karena saat nafsuku hidup, maka akal sehatkupun mati.

Begitu banyak sudah hal yang aku lakukan. Dan tidak semua orang pun mengetahui. Mereka hanya berusaha membaca apa yang mereka lihat. Tetapi mereka tidak dapat membaca isi hatiku. Bahkan akupun kadang tidak dapat lagi mendengar apa yang kata hatiku bisikkan.

Mungkin suatu saat nanti, seiring semakin dewasanya jasmani dan rohaniku. Aku akan mengerti akan arti hidup. Dan semoga aku mati dalam keadaan suci jasmani dan rohani. Amin…

Keterpurukan & Kebahagiaan Ku

Wednesday, August 3rd, 2005

P5060162 Tertatih aku disini….

Dijalan yang berliku dan penuh duri..

Walaupun terseok-seok ku kan terus berjalan

Berteriak aku dalam kegelapan nan sunyi…

Tak seorangpun yang mendengarkannya…

Karena ku berteriak dengan menggunakan hatiku seorang..

Cahaya itu….

Kapankah ku sampai kepadanya…

Mengapa perjalan ini terasa sangat panjang dan melelahkan…

Kadang ku merasa bosan dan putus asa..

Hingga terbitlah benih-benih apatis…

Tapi kutahu aku takkan membiarkannya tumbuh berkembang..

Hingga akhirnya meracuni jiwa dan pikiranku…

Sudah kepalang  tanggung…

Aku tidak dapat berhenti disini..

Ku kan terus melanjutkan jalan hidupku…

Sampai akhirnya kutemukan cahaya itu…

Cahaya kebahagian…

Itulah yang sedang kucari sekarang…

Dan akan terus kucari sampai akhir hayatku…

Mungkin pula aku tidak kan menemukannya di kehidupanku sekarang..

Tapi kuberharap dengan segenap jiwaku yang hina ini…

Aku kan menemukan kebahagian sejati di akhirat nanti…

Amin.

Ketika

Wednesday, August 3rd, 2005

682005946l Ketika aku berkata tidak…
Sesungguhnya aku tidak sebenar-benarnya berkata tidak..

Ketika aku berkata ya…
Sesungguhnya aku tidak setulusnya berkata ya…

Ketika aku berkata bahwa diriku kotor…
Sesungguhnya aku hanya ingin jiwaku merasa lebih bersih…

Ketika aku berkata bahwa diriku suci…
Sesungguhnya aku hanya berusaha menutupi bobroknya aku…

Ketika aku berkata-kata…
sesungguhnya aku hanya menyembunyikan kesunyian hatiku…

Ketika aku terdiam….
Sesungguhnya begitu banyak kata-kata di dalam kepalaku…

Ketika aku menuliskan begitu banyak kata-kata…
Sesungguhnya aku mencoba tuk lebih memahami ketidaktahuanku…

Ketika aku berkata aku mencintai seseorang…
maka sesungguhnya aku sungguh-sungguh mencintainya…
Karena aku tidak dapat menipu cinta…
Walau sampai saat ini aku belum pernah mengatakannya pada siapapun juga..
Mungkin disuatu ketika…