JIWA MUDA
Darahku mengalir begitu kencangnya, hingga dapat kurasakan alirannya dengan menyentuh kulit diatas nadiku. Hasratku bergelora bagaikan ombak lautan yang menghantam karang. Ingin ku berlari untuk menghilangkan gejolak didalam dada. Ataukah kubiarkan saja dan membiarkan apapun yang tubuh ini inginkan. Hingga terpuaskan semua yang ada dalam tubuhku dan semakin membuat jiwaku hampa.
Aku bukanlah manusia suci. Tapi akupun tidak ingin dikatakan manusia kotor. Bukankah aku sudah mencoba untuk menahan gejolak nafsu ini. Tetapi aku selalu kalah. Dan hal ini telah terjadi berulang kali. Mungkin aku memang sengaja membiarkan diriku kalah. Akupun tidak tahu apa yang ada didalam benakku. Karena saat nafsuku hidup, maka akal sehatkupun mati.
Begitu banyak sudah hal yang aku lakukan. Dan tidak semua orang pun mengetahui. Mereka hanya berusaha membaca apa yang mereka lihat. Tetapi mereka tidak dapat membaca isi hatiku. Bahkan akupun kadang tidak dapat lagi mendengar apa yang kata hatiku bisikkan.
Mungkin suatu saat nanti, seiring semakin dewasanya jasmani dan rohaniku. Aku akan mengerti akan arti hidup. Dan semoga aku mati dalam keadaan suci jasmani dan rohani. Amin…
December 24th, 2006 at 2:26 am
jadi teringat.. hehe
December 28th, 2006 at 1:24 am
ouch… it’s not about what u think dude.. btw let’s forget it ok…
January 11th, 2007 at 5:57 am
kalo diliat global sih ok juga. kalo lebih spesifik pasti ngerti lah..
January 11th, 2007 at 4:41 pm
gasber >> bisa aje loe komentnya.. kayak juri2nya kontes bakat.. hehe.. btw tahnk for ur comment