BANTU AKU TUHAN
Saturday, January 20th, 2007
Pagi yang cerah
Tapi mengapa aku terbangun dengan segala pikiran-pikiran itu dikepalaku
Kuterbangun dengan rasa takut bercampur antusias
Aku takut bila semua yang akan aku jalani, berjalan tanpa terkandali
Aku tahu seharusnya aku berbahagia
Karena tinggal selangkah lagi ,maka aku telah hidup untuk menjalani impianku
Impian yang dulu hanya merupakan wacana dan angan angan
Ku ingat dulu aku selalu menangis ditengah malam
Dan berharap kapan semua impianku itu bisa aku jalani
Dan kapan Jalan itu ada dihadapanku, untuk akhirnya aku melangkah diatasnya
Karena aku telah bosan untuk berpura-pura berbahagia,
Berpura-pura berbahagia berjalan diatas jalan yang tidak aku inginkan
Aku selalu berharap kapan jalan yang aku impikan itu ada di hadapanku,
Jalan yang benar-benar aku inginkan dengn segenap hati
Kadang aku membenci Tuhanku karena tidak kunjung menunjukkanku jalan itu
Aku membenci Tuhan yang telah menciptakanku
Betapa Kotornya aku
Tuhanku, ampuni atas ketidakmampuanku untuk selalu bersyukur kepadaMu
Kini Jalan yang telah lama aku nanti ada dihadapanku
Dan aku merasa takut
Jantungku berdebar setiap memikirkan jalan itu
Semua fikiranku terbuang percuma,
Berfikir tentang apa saja yang aku akan hadapi disepanjang jalan ini
Mungkin aku hanya perlu berjalan di jalan impianku ini
Dan menikmati semua pahit dan manis yang akan aku temui disepanjang jalan ini
Aku hanya perlu berpasrah diri pada Tuhan
Tuhan yang dulu pernah aku benci
Ampuni aku Tuhan
Hanya kau lah yang dapat membantu hambamu yang hina ini
Bantu aku Tuhan
Bantu aku Tuhan